Jumat, 02 September 2016

Permintaan Kebutuhan Pelanggan

Image result for PELANGGAN ATAS PROYEK
PERMINTAAN PELANGGAN ATAS PROYEK. 
Jika dihadapkan pada suatu proyek yang benar-benar merupakan lompatan solusi, coba ajukan pertanyaan ini pada sejumlah orang: “Mengapa?” Mengapa proyek itu digambarkan seperti ini? Apa masalah yang coba dipecahkan orang-orang? Pada area mana kinerja tidak mencapai tujuan?
Jangan abaikan peringatan bahwa terkadang pertanyaan di atas dapat berisiko, khususnya pada organisasi di mana data masih belum banyak berperan. Manajer pendukung proyek mungkin bertanya-tanya apakah Anda meragukan pengambilan keputusannya. Orang-orang mungkin menduga Anda sedang melakukan penangguhan.
Untuk mengenali kebutuhan yang sebenarnya dengan mudah:
Susunlah dokumen mengenal masalah atau peluang. Gambarkan kesenjangan antara tingkat kinerja sekarang dan di mana Anda seharusnya berada. Susunlah daftar pengaruh atas celah ini, termasuk dampaknya pada orang-orang di dalam dan di luar perusahaan. Deskripsikan risiko pengabaian celah dan keuntungan dari menutupnya.
Bagi dokumen itu. Gunakan dokumentasi itu sebagai dasar untuk berdiskusi dengan manajer fungsional yang mendukung proyek. Tunjukkan dokumentasi itu sebagai interpretasi Anda akan keadaan sekarang dan mintalah masukan serta penjelasan.
Dapatkan izin untuk berfokus pada kebutuhan sebenarnya. Jika Anda terus melangkah tanpa persetujuan, kinerja Anda mungkin akan memburuk karena Anda tidak mencapai tujuan proyek semula. (Suherman, 2013

PANGSA PASAR PROYEK.
Pangsa pasar adalah (market segment) bagian dari keseluruhan permintaan suatu barang yang mencerminkan golongan konsumen menurut ciri khasnya, seperti dari tingkat pendapatan, umur, jenis kelamin, pendidikan, dan juga status sosial. Market share ialah bagian pasar yang dikuasai oleh suatu perusahaan dan seluruh potensi jual, biasanya dinyatakan dalam persentase. Atau Pangsa pasar (market share) adalah persentase total dari penjualan suatu perusahaan (dari seluruh sumber) dengan total penjualan jasa ataupun produk dalam industri.
Pangsa pasar merupakan bagian dari pasar yang dapat dicapai oleh perusahaan. Pangsa pasar dapat menjadi salah satu dari indikator meningkatnya kinerja pemasaran suatu perusahaan. Seperti misalnya sebuah perusahaan pada tahun 2007 mempunyai target pangsa pasarnya sebesar 13% dengan biaya promosi sebesar Rp. 35 juta untuk membantu mencapai targetnya tersebut, lalu pangsa pasar yang dicapainya mencapai 14%, maka hal tersebut menandakan kinerja dari perusahaan yang baik.
Jika pada tahun 2007 tersebut pangsa pasar yang dicapainya hanya sebesar 12% saja, maka itu menunjukan kinerja pemasaran yang kurang baik sebab perusahaan menghadapi masalah efesiensi dan masalah efektivitas. Terdapat beberapa faktor yang dapat ditelusuri dalam mengkaji masalah perusahaan yang tidak dapat mencapai target pangsa pasarnya yaitu target pangsa pasar yang terlalu tinggi, munculnya pesaing yang baru, menurunnya daya saing perusahaan, ataupun kegiatan promosi yang tidak bisa mencapai sasaran.

FAKTOR LINGKUNGAN EKSTERNAL.
1. Lingkungan Eksternal Mikro
Lingkungan eksternal mikro yaitu unsur-unsur yang berpengaruh langsung terhadap kegiatan organisasi. Komponen-komponen lingkungan ekstern mikro yang paling berpengaruh dan
 penting adalah :
·                     Para pesaing yang harus dihadapi perusahaan yang tercermin dari tipe, jumlah dan
·                     norma-norma perilaku organisasi pesaing
·                     Langganan yang harus dilayani. Strategi, kebijakan dan taktik-taktik pemasaran
·                      perusahaan sangat bergantung pada situasi pasar dan langganan.
·                     Lembaga-lembaga keuangan. Organisai perusahaan tergantung pada bermacam-macam
·                      lembaga keuangan, seperti perbankan, perusahaan asuransi, dan perusahaan pembiayaan.
·                     Pasar tenaga kerja. Organisasi memerlukan sejumlah karyawan dengan bermacam-
·                     macam keterampilan, kemampuan, dan pengalaman.
·                     Para penyedia barang atau suppliers. Setiap organisasi perusahaan sangat tergantung pada sumber-sumber dari sumber daya-sumber dayanya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, bahan pembantu, dan lain-lain.
·                     Perwakilan-perwakilan pemerintah. Suatu organisasi mesti tunduk dan mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh perwakilan pemerintah.
Selain komponen tersebut tentunya masing ada komponen-komponen lain yang berpengaruh langsung terhadap kegiatan organisasi yang juga mesti diperhatikan, walaupun tingkat pengaruhnya berbeda. Misalkan saluran distribusi yang digunakan, media, asosiasi-asosiasi bisnis, kelompok-kelompok pecinta lingkungan, dan kelompok-kelompok politik tertentu yang sebagian besar merupakan perwujudan potensi pengaruh lingkungan ekstern makro.
2. Lingkungan Ekternal Makro
Lingkungan eksternal makro mempengaruhi organisasi dengan dua cara, yaitu :
·                     Kekuatan-kekuatan di luar tersebut mempengaruhi suatu organisasi secara langsung atau secara tidak langsung melalui satu atau lebih unsur-unsur lingkungan eksternal mikro.
·                     Unsur-unsur lingkungan makro menciptakan iklim, di mana organisasi ada dan harus memberikan tanggapan. Misalnya kecanggihan teknologi, keadaan perekonomian, dan perubahan-perubahan sosial.
Jadi pada garis besarnya, lingkungan eksternal makro merupakan unsur-unsur yang tidak berpengaruh langsung terhadap kegiatan organisasi, yang meliputi  teknologi,  ekonomi, politik, dan sosial yang mempengaruhi iklim di mana organisasi beroperasi dan mempunyai potensi menjadi kekuatan-kekuatan sebagai lingkungan eksternal mikro.

Sumber: http://fandhijulianerfolg.blogspot.co.id/2016/08/kebutuhan-pelanggan.html

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

WHanifan.com

Diberdayakan oleh Blogger.